Pengertian Manusia Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di antara makhluk-makhluk Tuhan yang lainnya. Pengertian manusia menurut para ahli sangat tak terbatas.  Manusia dapat diartikan berbeda-beda sesuai dengan segi pendefinisiannya. Manusia bisa didefinisikan dari segi biologis, rohani, budaya, dan campuran dari kesemua segi tersebut. Manusia dibekali akal pikiran oleh Tuhan sebagai pembeda dengan makhluk Tuhan yang lain. Manusia juga disebut sebagai makhluk sosial yang tidak dapat terlepas atau saling bergantung antara satu dengan yang lainnya. Dalam Islam, manusia dipandang sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki tugas tertentu dalam menjalankan kehidupan di dunia. Tugas tersebut adalah tugas kekhalifaan, yakni tugas kepemimpinan yang mengelola dan memelihara alam semesta ini.

5

                Secara bahasa, manusia berasal dari bahasa Sansekerta, manu, dan bahasa Latin, mens, yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah, manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok atau seorang individu. Manusia adalah makhluk yang luar biasa kompleks karena merupakan perpaduan antara makhluk material dan makhluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.

                Berikut ini merupakan beberapa pengertian manusia menurut para ahli.

  • Menurut Nicolaus D. & A. Sudiarja, manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka adalah karena jasmani dan rohani, sedangkan tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.
  • Menurut Abineno J. I., manusia adalah tubuh yang berjiwa dan bukan jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana.
  • Menurut Upanisads, manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh, jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.
  • Menurut Sokrates, manusia adalah makhluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.
  • Menurut Kees Bertens, manusia adalah suatu makhluk yang terdiri atas dua unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan.
  • Menurut I Wayan Watra, manusia adalah makhluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yakni cipta, rasa, dan karsa.
  • Menurut Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany, manusia adalah makhluk yang paling mulia, berpikir, dan memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.
  • Menurut Erbe Sentanu, manusia adalah makhluk sebaik-baiknya ciptaan Tuhan. Bahkan manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan makhluk Tuhan yang lainnya.
  • Menurut Paula J. C. & Janet W. K., manusia adalah makhluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.

Selain menurut ahli, manusia juga bisa didefinisikan menurut agama Islam. Dalam Al-Quran, manusia dipanggil dengan beberapa istilah, yakni al-insaan (suka, senang, jinak, ramah, atau makhluk yang sering lupa), an-naas (manusia), al-abd (manusia sebagai hamba Allah SWT), dan bani adam (anak-anak Adam karena berasal dari keturunan Nabi Adam). Namun, dalam Al-Quran dan Al-Sunnah disebutkan bahwa manusia adalah makhluk yang paling mulia dan memiliki berbagai potensi serta memperoleh petunjuk kebenaran dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat. Pengertian menurut Islam ini bisa melengkapi pengertian manusia menurut para ahli. Semoga bermanfaat dan bisa manjadikan kita sebagai manusia yang lebih baik lagi.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini :    pengertian asuransi , pengertian jurnal , pengertian ijtihad , pengertian isp , pengertian pemasaran , pengertian masyarakat madani , pengertian resensi , pengertian microsoft excel , pengertian pemilu , pengertian manusia , pengertian paradigma , pengertian http , pengertian variabel , pengertian wifi , pengertian demokrasi pancasila , pengertian protein , pengertian dasar negara

Related Posts