Pengertian Opini Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

Sebagai makhluk sosial, manusia tak bisa lepas dari opini atau pendapat yang disampaikan baik oleh pribadi maupun kelompok. Berbicara mengenai opini jelas tidak bisa lepas dari fakta karena keduanya saling berhubungan meski dari pengertian saling berlawanan. Pengertian opini menurut para ahli juga terkadang masih disangkutpautkan dengan fakta sebagai penegasannya. Sebelum beranjak untuk membahas lebih banyak mengenai opini, kita kupas singkat dulu mengenai fakta agar pada saat membahas opini bisa lebih memahami dan mengerti perbedaannya.

Secara singkat, fakta diartikan sebagai peristiwa yang benar-benar terjadi dan nyata. Secara lebih lengkap fakta dapat didefinisikan sebagai suatu hal, peristiwa, atau keadaan yang merupakan kenyataan yang memang benar-benar ada dan pernah terjadi. Informasi yang benar dan nyata merupakan fakta yang tak bisa dibantah lagi. Di dalam ilmu bahasa Indonesia, fakta bisa dinyatakan sebagai suatu pernyataan mengenai kebenaran yang tak terbantahkan. Fakta dinyatakan secara objektif dan dapat ditangkap oleh indera manusia serta mengandung kepastian. Ciri-ciri dari fakta yang paling utama adalah benar-benar terjadi dan terbukti. Ciri lainnya adalah fakta itu merupakan jawaban dari pertanyaan 5W 1H (what, when, who, why, where, dan how) serta jelas menunjuk pada suatu orang, benda, tempat, waktu, peristiwa, atau jumlah tertentu.

2

Dari sekilas mengenai fakta di atas kita akan memulai untuk mengulas mengenai opini beserta pengertian opini menurut para ahli. Jika fakta diartikan sebagai informasi nyata, opini merupakan tanggapan atau pendapat pribadi. Fakta bersifat objektif, sedangkan opini bersifat subjektif atau sesuai dengan gagasan atau ide pribadi. Secara lengkap, opini merupakan hasil anggapan, pemikiran, atau perkiraan seseorang, baik diungkapkan oleh individu maupun oleh kelompok. Yang perlu diperhatikan dalam penyampaian opini adalah meski berupa pendapat yang bersifat subjektif tetap harus memperhatikan kebenaran dan bukan hanya sekadar bualan semata atau mengada-ada, tetapi kebenarannya sangat relatif dan tergantung penilaian masing-masing individu.

Sama halnya dengan fakta, opini juga mempunyai ciri-ciri yang melekat padanya. Ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut.

  • Belum pasti kebenarannya dan biasanya ditandai dengan penggunaan kata mungkin, barangkali, dan lain-lain.
  • Selalu berupa pengandaian dengan kata-kata seandainya, andaikan, jika, kalau, dan lain-lain.
  • Pernyataannya berupa saran, nasihat, atau usul dengan kata-kata seharusnya, sebaiknya, sesungguhnya, dan lain-lain.
  • Pernyataan yang mengandung subjektivitas pribadi dengan kata-kata ingin, mau, akan, dan lain-lain.
  • Opini juga menyatakan hubungan sebab akibat.

Pengertian opini menurut para ahli juga bisa ditinjau dari pengertian opini publik. Apa itu opini publik? Banyak ahli yang mengemukakan pendapatnya mengenai opini publik, beberapa opini publik tersebut adalah sebagai berikut.

  • Menurut Cutlip dan Center, opini publik adalah akumulasi pendapat individual mengenai suatu isu dalam pembicaraan secara terbuka dan berpengaruh pada sekelompok orang.
  • Menurut irish dan Protho, opini publik adalah pendapat yang dinyatakan terlebih dahulu agar dapat dinilai sebagai sebuah opini publik.
  • Menurut Nimmo, opini publik adalah proses penggabungan pikiran, perasaan, dan usulan yang dinyatakan oleh pribadi terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mencapai ketertiban sosial.

Related Posts