Pengertian DNA Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

DNA biasa kita dengar dalam bidang ilmu Biologi, berikut dengan pengertian DNA menurut para ahli. Hal ini merupakan suatu terobosan baru dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, dimana manusia mampu mengeksplor sel dari organisme hingga menemukan DNA di dalamnya. DNA tersebut ditemukan di dalam kromosom inti dalam tubuh organisme, mulai dari organisme bersel satu hingga yang multi sel. Awalnya, saat pertama kali ditemukan belum ada ahli yang mampu menjabarkan secara rinci mengenai DNA, namun seiring perkembangan waktu dan teknologi akhirnya para ahli mampu mendalami sel dan meneliti mengenai DNA secara lebih rinci dan detail.

DNA merupakan singkatan dari Deoxyribo Nucleic Acid. DNA sebenarnya berasal dari dua kata yakni deoxyribosa yang bermakna gula pentose dan nucleic yang bermakna nukleat. DNA adalah asam nukleat yang ada di dalam sebuah sel setiap organisme atau makhluk hidup. DNA merupakan bimolekul utama dari semua organisme yang membentuk dan menyusun berat kering. DNA juga bisa diartikan sebagai suatu senyawa kimia yang membentuk keterangan genetik dari suatu sel makhluk hidup yang berlaku dari satu generasi ke generasi berikutnya. DNA tidak bisa dirubah atau berubah dengan sendirinya, seolah-olah sudah menempel di diri organisme tersebut sejak ia masih dalam kandungan. Itu sebabnya tes paling akurat untuk menentukan keturunan asli adalah dengan tes DNA.

7

Sejalan dengan pengertian DNA menurut para ahli, DNA mempunyai sifat-sifat khusus yang khas. Sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut.

  • Mampu melakukan replikasi (penggandaan rantai ganda dari DNA itu sendiri) dengan cara mengarahkan pembuatan salinan dirinya sendiri.
  • Mampu melakukan perubahan kimia atau mutasi dan memindahkannya pada generasi berikutnya.
  • Mampu menyimpan informasi yang menentukan sifat-sifat sel dalam suatu organisme.
  • Mampu menggunakan informasi untuk melakukan sintesis protein struktural dan protein pengatur esensial untuk kinerja sel.

Setiap DNA memiliki struktur yang berbeda-beda. Penemu struktur DNA pertama kali adalah James Watson dan Francis Crick yang kemudian dikenal dengan nama struktur rantai berganda Watson-Crick. Susunan tersebut terbentuk dari dua rantai polinukleitida yang saling berkaitan. Setiap nukleotida tersebut terbentuk dari tiga susunan komponen, yakni nitrogen, gula pentose, dan gugus fosfat. Sementara itu, di dalam basa nitrogen ada basa primidin dan basa purin. Di dalam basa primidin terdapat timin dan sitosin, sedangkan di dalam basa purin terdapat aden dan guanine. Seperti itulah penelitian mengenai struktur DNA yang dikemukakan oleh Watson dan Crick.

Selain sifat-sifat khusus yang dimiliki DNA, masih ada fungsi dari DNA. Secara umum, DNA berfungsi sebagai pembawa materi genetik. Namun, tak hanya berhenti sampai di situ, masih ada banyak fungsi dari DNA, yakni (1) membawa materi genetika dari generasi ke generasi, (2) mengontrol kehidupan, (3) sebagai autokatalis atau penggandaan diri, dan (4) sebagai heterokatalis atau bisa melakukan sitesis pada senyawa lainnya. Keempat fungsi tersebut merupakan fungsi-fungsi DNA yang juga menjadi salah satu komponen penting dalam pengertian DNA menurut para ahli.

Related Posts