Pengertian Cahaya Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

Cahaya merupakan satu-satunya hal yang bisa membuat kita terbebas dari kegelapan, entah seperti apa jenis cahanyanya bisa cahaya matahari, cahaya lampu, cahaya senter, cahaya dari api, dan lain sebagainya. Sebenarnya apa pengertian cahaya? Mengapa cahaya bisa menjadi hal terpenting dalam kehidupan? Kedua pertanyaan tersebut bisa dijawab melalui ulasan mengenai pengertian cahaya menurut para ahli. Bisa dibayangkan bila di dunia ini makhluk hidup menjalani aktivitasnya sehari-hari tanpa cahaya, pasti akan banyak terjadi kericuhan dan keburukan. Salah satu cahaya yang tidak akan bisa dilepaskan dari kehidupan manusia adalah cahaya matahari. Cahaya terbesar, terterang, dan terabadi di jagad raya ini akan selalu dibutuhkan sampai kapanpun.

Cahaya adalah salah satu bentuk gelombang elektromagnetik yang dapat dilihat oleh mata. Dalam ilmu Fisika, cahaya diartikan sebagai perambatan gelombang yang dihasilkan dari kombinasi atau gabungan medan listrik dan medan magnet. Awalnya cahaya diartikan sebagai suatu aliran partikel yang dipancarkan oelh benda penghasil cahaya atau sumber cahaya. Namun, seiring dengan munculnya berbagai penelitian mengenai cahaya definisi tersebut berubah menjadi sebuah gelombang karena mempunyai sifat-sifat seperti gelombang. Sehingga muncul kesimpulan bahwa cahaya adalah materi yang merambat dan berupa sebuah gelombang, bahkan cahaya bisa merambat di ruang hampa sekalipun.

4

Pengertian cahaya menurut para ahli diungkapkan oleh beberapa pakar ilmu Fisika. Berikut adalah definisi-definisi tersebut.

  • Menurut Maxwell, cahaya adalah suatu gelombang elektromagnetik karena kecepatan gelombang elektromagnetik sama dengan kecepatan cahaya, yaitu sebesar 3×108 m/s. Gelombang elektromagnetik tercipta dari perpaduan antara kuat medan listrik dan kuat medan magnet yang saling tegak lurus. Gelombang elektromagnetik juga termasuk gelombang transversal, yang ditunjukkan dengan peristiwa polarisasi.
  • Menurut Huygens, cahaya adalah suatu gelombang karena sifat-sifat cahaya mirip dengan sifat-sifat gelombang bunyi. Perbedaan antara gelombang cahaya dan gelombang bunyi terletak pada panjang gelombang dan frekuensinya.
  • Menurut Isaac Newton, cahaya adalah partikel-partikel kecil yang disebut korpuskel. Bila sumber cahaya memancarkan cahaya maka partikel-partikel tersebut akan mengenai mata dan menimbulkan kesan atau pantulan akan benda tersebut.

Cahaya mempunyai sifat-sifat dasar yang bisa dibuktikan kebenarannya. Sifat-sifat tersebut antara lain sebagai berikut. Pertama, cahaya dapat merambat lurus. Kedua, cahaya dapat dibelokkan atau dibiaskan, hal ini terjadi di permukaan air. Ketiga, cahaya dapat dipantulkan, biasanya melalui kaca, cermin, atau bidang-bidang yang mengilat. Dan keempat, cahaya dapat menembus benda yang bening. Sifat-sifat tersebut membuat cahaya menjadi gelombang yang kasat mata artinya dapat dilihat dengan mata telanjang.

Berdasarkan pengertian cahaya menurut para ahli di atas disebutkan bahwa calah satu sifat cahaya adalah dapat dipantulkan. Pemantulan cahaya sendiri dapat dibagi menjadi dua, yakni pemantulan teratur dan pemantulan baur. Pemantulan teratur adalah pemantulan cahaya yang terjadi di permukaan rata. Sedangkan pemantulan baur adalah pemantulan cahaya yang terjadi di permukaan yang tidak rata. Keduanya memiliki pancaran yang berbeda sesuai dengan bidang atau permukaan yang memantulkannya. Dalam pemantulan cahaya terdapat hukumnya yang disebut dengan hukum Snellius yang dikemukakan oleh W. Snellius.

Related Posts