Pengertian Anak Menurut Para Ahli Adalah

 Pengetahuan

Membahas mengenai anak selalu menyenangkan dan sarat dengan hal-hal lucu yang menggemaskan. Anak sebagai karunia dari Sang Pencipta menjadi idaman bagi semua pasangan suami istri di dunia. Kepercayaan yang diberikan dalam mengurus anak membuat para orang tua harusnya sadar apa hakikat anak, kebutuhan yang harus dipenuhi untuk anak, rencana untuk masa depannya, dan lain sebagainya. Semua itu bisa diketahui dengan terlebih dahulu mempelajari pengertian anak, termasuk pengertian anak menurut para ahli. Mengetahui definisi dari istilah anak akan membuat orang tua memahami hakikat dari hadirnya anak, lalu akan merambah ke cara merawa, mendidik, dan membesarkannya.

Secara umum, anak adalah seseorang yang dilahirkan dan merupakan awal atau cikal bakal lahirnya generasi baru sebagai penerus cita-cita keluarga, agama, bangsa dan negara. Anak dianggap sebagai sumber daya manusia, asset, atau masa depan bagi pembangunan suatu negara. Anak harus dididik agar memiliki pengetahuan dan kepribadian yang baik. Semakin baik kepribadian dan ilmu yang dimilikinya, maka akan semakin bagus pula masa depan bangsa yang akan diciptakannya. Proses perkembangan dari anak-anak menjadi dewasa merupakan proses yang sangat panjang dan memerlukan pengawasan yang ketat. Tentunya hal tersebut bertujuan agar anak tumbuh dengan fisik dan psikis terbaik agar tak memberikan dampak buruk di kemudian hari.

7

Anak sebagai fase yang paling menentukan masa depannya memang menjadi bahan telitian yang menarik bagi para pakar. Untuk lebih memahami mengenai hakikat anak, berikut ini ada beberapa pengertian anak menurut para ahli.

  • Menurut Dra. Suryana, anak adalah rahmat dan amanat Allah, penguji iman, media beramal, bekal di akhirat, unsur kebahagiaan, tempat bergantung di hari tua, penyambung cita-cita, dan sebagai makhluk yang harus dididik.
  • Menurut Family Discovery, anaka adalah peran utama dalam sebuah perjalanan sukses kehidupan.
  • Menurut UU Kesejahteraan, Perlindungan, dan Pengadilan Anak, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk janin yang masih dalam kandungan.
  • Menurut Majalah Dharma Wanita, anak adalah seseorang yang bukan orang dewasa dalam bentuk kecil, melainkan manusia yang oleh karena kondisinya belum mencapai taraf pertumbuhan dan perkembangan yang matang, maka segala sesuatunya berbeda dengan orang dewasa pada umumnya.
  • Menurut UU RI No. 4 tahun 1979, anak adalah seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun dan belum pernah menikah. Batas 21 tahun ditentukan karena berdasarkan pertimbangan usaha kesejahteraan sosial, kematangan pribadi, dan kematangan mental seorang anak dicapai pada usia tersebut.
  • Menurut Nurhayati Pujiastuti, anak adalah buah hati orang tuanya, tempat orang tua menaruh harapan ketika tua dan tidak mampu kelak.

Selain pengertian anak menurut para ahli di atas, masih ada pengertian anak yang dipandang dari berbagai aspek keilmuan. Anak dari aspek agama adalah makhluk yang dhaif dan mulia dimana keberadaannya adalah kewenangan Allah dengan melalui proses penciptaan. Anak dari aspek ekonomi adalah golongan non-produktif karena masih belum mampu enghasilkan sistem perekonomian sendiri. Anak dari aspek sosiologis adalah makhluk ciptaan Allah yang berinteraksi dalam lingkungan berbangsa dan bernegara. Anak dari aspek hukum adalah salah satu objek kedudukan hukum yang masuk dalam pengelompokan subsistem di dalamnya.

Related Posts