Pengertian Osmosis Menurut Para Ahli adalah

 Pengetahuan

Pernahkah Anda mendengar mengenai osmosis? Memang istilah ini bukan merupakan hal yang umum bagi masyarakat. Pengertian osmosis menurut para ahli adalah selalu berkaitan dengan difusi dalam bidang ilmu Kimia. Sebelum membahas lebih jauh mengenai osmosis, ada baiknya bila kita terlebih dahulu mengetahui tentang difusi sebagai induknya. Menurut Rachmadiarti, difusi adalah suatu gerakan molekul dari konsentrasi lebih tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah, yakni penurunan gradien sampai mencapai keseimbangan dan penyebarannya seimbang. Pengertian lain menyebutkan bahwa difusi adalah suatu proses penyebaran molekul zat yang ditimbulkan oleh suatu gaya yang identik dengan energi kinetik.

Lalu apa hubungan antara difusi dengan osmosis? Para ahli kiia menyebutkan bahwa osmosis adalah salah satu proses difusi. Osmosis adalah difusi dari tiap pelarut melalui suatu selaput yang permeable diferensial. Pertukaran air di antara sel dan lingkungannya merupakan suatu faktor yang sangat penting sehingga memerlukan penamaan khusus, untuk itulah difusi tersebut dinamakan osmosis. Osmosis sendiri merupakan suatu peristiwa atau kejadian perpindahan masa dari lokasi dengan potensi solvent tinggi menuju lokasi dengan potensi solvent rendah melalui membran semi permeable. Solvent yang dimaksud di sini adalah zat air. Pengertian lain menyebutkan bahwa osmosis adalah perpindahan air atau zat pelarut dari larutan hipotonis ke larutan hipertonis melalui membran semi permeable. Sedangkan menurut Wikipedia, osmosis adalah perpindahan molekul air melalui selaput semipermeable selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat.

2

Pengertian osmosis menurut para ahli diungkapkan oleh dua orang ahli bernama Svender dan Anthony. Menurut mereka, osmosis adalah perpindahan molekul pelarut melewati membran menuju ke daerah yang konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi untuk membran yang tidak dapat ditembus. Svender dan Anthony menambahkan bahwa perpindahan ini dapat dihalangi dengan pemindahan tekanan yang lebih pada zat pelarutnya.  Sebagai bagian dari proses difusi, osmosis bisa memungkinkan terjadinya beberapa peristiwa lainnya, yakni lisis, krenasi, dan plasmolisi. Lisis adalah robeknya membran plasma sel bila sel dimasukkan ke dalam larutan hipotonis dibandingkan sel tersebut. Krenasi adalah mengerutnya sel bila sel dimasukkan ke dalam larutan hipertonis dibandingkan sel tersebut. Sedangkan plasmolisi adalah lepasnya membran plasma dari dinding sel tumbuhan bila sel tersebut dimasukkan ke dalam larutan hipertonis.

Selain peristiwa yang terjadi akibat adanya osmosis, ada pula faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya peristiwa osmosis. Faktor-faktor yang juga termuat dalam pengertian osmosis menurut para ahli tersebut adalah ukuran molekul yang meresap (lebih kecil ukuran dibandingkan garis pusat lubang akan meresap lebih mudah), keterlarutan lipid (keterlarutan tinggi akan lebih mudah meresap), luas permukaan membran (luas yang lebih besar akan memiliki kadar meresap yang lebih besar), ketebalan membran (semakin tipis membuat kadar resapan semakin tinggi), dan suhu (suhu tinggi membuat kadar resapan lebih cepat). Kelima faktor tersebut harus diprhatikan dalam peristiwa osmosis ini agar hasil yang dicapai dari prosesnya bisa maksimal. Sebagai salah satu proses difusi, osmosis merupakan proses yang sangat ditentukan oleh daya resap karena molekulnya berupa cairan.

Related Posts