Pengertian Konservasi Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

Apa yang ada di benak Anda saat mendengar kata konservasi? Apakah yang terlintas berupa penangkaran, hewan dan tumbuhan langka, atau perlindungan warisan kebudayaan? Semuanya bisa dianggap benar, namun ada pengertian yang lebih menjelaskan dengan tepat. Kita bisa mendapatkannya dalam pengertian konservasi menurut para ahli yang telah banyak disampaikan oleh para pakar. Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pel8estarian alam, banyak bermunculan definisi konservasi yang timbul dari kegiatan penelitian para pakar dan pemerhati lingkungan. Konservasi tidak hanya digalakkan di Indonesia saja, hampir di seluruh dunia para pemerhati lingkungan tengah sibuk menggiatkannya demi kelestarian alam di sekitarnya.

Konservasi berasal dari bahasa Inggris conservation, gabungan dari kata con (together) dan servare (to keep, to save), yang dapat diartikan sebagai suatu upaya untuk memelihara milik kita dan menggunakannya secara bijak. Konservasi juga bisa disebut sebagai suatu usaha pengelolaan oleh anusia dalam memanfaatkan sumberdaya sehingga bisa menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan untuk generasi manusia dengan tetap menjaga potensinya untuk memenuhi kebutuhan generasi yang akan datang. Istilah konservasi biasanya sering dipakai dalam bidang ilmu Biologi dan lingkungan. Fokusnya adalah melestarikan bumi atau alam semestea dari kerusakan dan kehancuran akibat ulah manusia itu sendiri. Namun, konservasi sebenarnya juga bisa dimaknai sebagai pelestarian warisan kebudayaan suatu negara.

Berikut ini adalah beberapa pengertian konservasi menurut para ahli.

  • Menurut Zavaleta, konservasi (Biologi) adalah pengetahuan yang diperlukan untuk menjaga dan memelihara diversitas biologi dari gen hingga ekosistem.
  • Menurut Margareta, konservasi adalah suatu tindakan perlindungan atau pengawetan untuk melestarikan sesuatu dari kerusakan, kehancuran, kehilangan, dan sebagainya.
  • Menurut Rijksen, konservasi adalah bentuk evolusi kultural dimana konsep konservasi dulu lebih buruk daripada sekarang.
  • Menurut Richmond and Alison Bracker, konservasi adalah proses kompleks dan terus –menerus yang melibatkan penentuan mengenai sesuatu yang dipandang sebagai warisan, cara menjaganya, cara menggunakannya, penggunanya, dan untuk siapa.
  • Menurut Hedrick, konservasi (Biologi) adalah suatu usaha yang berfokus pada kelangsungan hidup jangka panjang dari suatu spesies, binatang dan tumbuhan, yang terancam bahaya.
  • Menurut Norton, konservasi (Biologi) adalah suatu penyesuaian mekanisme alam untuk kepentingan dan tujuan sosial.
  • Menurut IUCN, konservasi adalah manajemen udara, air, tanah, dan mineral ke organisme hidup termasuk manusia sehingga bisa dicapai kualitas kehidupan yang meningkat.

Berdasarkan pengertian konservasi menurut para ahli di atas, kita bisa mengetahui bahwa konservasi memiliki garis besarnya. Garis besar aspek konservasi yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Kawasan penyangga kehidupan yang dilindungi agar proses ekologis bisa terpelihara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  2. Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa liar yang dilakukan di dalam dan luar suaka alam.
  3. Pemanfaatan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya secara lestari.
  4. Pelestarian suaka alam membutuhkan pembiayaan yang sangat tinggi, mungkin ini sebabnya selalu banyak halangan dalam menerapkannya.

Tujuan dari dibentuknya sebuah konservasi adalah memelihara dan menjaga kelestarian spesies, hewan dan tumbuhan, serta lingkungan di sekitarnya. Namun, bukan berarti kita tidak diperbolehkan untuk memanfaatkannya. Boleh memanfaatkan, dalam artian mengonsumsi, mengambil, dan sebagainya, asalkan diperhatikan pula pelestariannya.

Related Posts