Pengertian Kelangkaan Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar kata kelangkaan? Mungkinkan kelangkaan selalu identik dengan hilangnya suatu barang atau komoditi di masyarakat? Apalagi akhir-akhir ini sedang marak-maraknya berita mengenai kelangkaan BBM dan gas elpiji di pasaran sehingga masyarakat sedikit-sedikit telah memahami mengenai pengertian kelangkaan. Lalu bagaiamana dengan pengertian kelangkaan menurut para ahli? Apakah sama dengan yang ada di benak masyarakat selama ini? Hal ini penting untuk dipahami agar masyarakat tidak salah kaprah dan tepat dalam mendefinisikannya.

Kelangkaan bisa diartikan sebagai suatu kondisi tidak mempunyai sumber daya yang cukup untuk memuaskan semua kebutuhan manusia. Kelangkaan juga bisa didefinisikan menjadi jumlah alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Kelangkaan terjadi karena jumlah kebutuhan atau permintaan lebih banyak daripada alat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dengan demikian kelangkaan sebenarnya bisa diartikan menjadi dua hal, yakni alat pemenuhan kebutuhan tidak cukup untuk memenuhinya dan untuk memerlukan alat pemuas kebutuhan tersebut diperlukan pengorbanan yang tidak sedikit.

10

Pengertian kelangkaan menurut para ahli juga memuat faktor-faktor penyebab kelangkaan. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut.

  • Keterbatasan sumber daya atau faktor produksi yang disediakan oleh alam, terutama sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak bumi, gas alam, batu bara, dan lain sebagainya. Lama kelamaan persediaan sumber daya alam tersebut akan habis bila digunakan terus-menerus tanpa adanya pemanfaatan yang jelas.
  • Perbedaan letak geografis menyebabkan sumber daya alam tidak merata penyebarannya. Sebagai contoh adalah air, ada daerah yang memiliki persediaan air cukup melimpah, tetapi ada juga yang gersang karena tidak mempunyai ketersediaan air sehingga terjadi kelangkaan di daerah tersebut.
  • Pertambahan jumlah penduduk yang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa. Menurut Thomas Robert Malthus, jumlah manusia tumbuh mengikuti deret ukur sementara jumlah produksi hanya tumbuh engikuti deret hitung sehingga lebih cepat pertumbuhan manusianya.
  • Keterbatasan kemampuan produksi yang ditentukan karena perkembangan teknologi yang tidak sama, khususnya di negara-negara berkembang dimana kebutuhan akan barang dan jasa lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan teknologinya.
  • Bencana alam yang merupakan salah satu faktor perusak kemampuan manusia dan sumber daya alam. Akibatnya banyak manusia yang tidak mampu memproduksi ketersediaan kebutuhan dan alam pun juga tida bisa melakukannya, sementara kebutuhan manusia terus meningkat.

Istilah kelangkaan biasanya selalu dihubungkan dengan bidang ekonomi, begitu pula dengan pengertian kelangkaan menurut para ahli pun juga banyak disampaikan oleh para pakar bidang ekonomi. Kelangkaan dikaitkan dengan ekonomi karena berkenaan dengan masalah kebutuhan dan alat pemuasnya. Kedua hal tersebut dipelajari lebih mendalam dan rinci dalam ilmu Ekonomi dan disesuaikan dengan teori-teori yang ada di dalamnya. Kebutuhan manusia yang tak terbatas membuat masalah kelangkaan menjadi suatu permasalahan kompleks yang perlu penanganan dari semua pihak. Tak hanya produsen, tetapi juga konsumen, pemerintahan, dan lingkungan. Apalagi manusia dikenal sebagai makhluk konsumtif yang akan selalu membutuhkan beraneka ragam kebutuhan yang tak pernah berhenti.

Related Posts