Pengertian Denah Menurut Para Ahli adalah

 Pengetahuan

Mendengar istilah denah, apa yang ada di benak Anda? apakah Anda menganggap denah sama dengan peta? Kenyataannya, denah dan peta merupakan dua hal yang berbeda. Perbedaan tersebut terdapat pada konsep, pengertian, dan penerapannya dalam ilmu. Pengertian denah menurut para ahli adalah bisa menjelaskan perbedaan tersebut dengan lebih berteori. Tak heran bila banyak yang menganggap bahwa denah dan peta merupakan satu hal yang sama karena memang keduanya mengarah pada gambar yang menunjukkan letak sebuah tempat. Hanya saja denah lebih terperinci dan detail bila dibandingkan dengan peta.

Pengertian denah secara singkat adalah letak suatu tempat yang mempermudah seseorang untuk mencari tempat tersebut. Secara umum, denah adalah sebuah gambar yang menampakkan bagian atas bangun yang terpotong secara horizontal setinggi satu meter dari ketinggian 0.00, bagian atas bangunan tersebut dibuang atau dihilangkan sehingga bagian dalamnya bisa terlihat dengan detail. Dalam ilmu Geografi, denah memang diartikan hampir mirip dengan peta, yakni gambaran permukaan bumi yang menunjukkan suatu lokasi atau tempat yang direalisasikan di atas kertas dan digambar dalam bentuk dua dimensi atau tiga dimensi. Sedangkan menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota, jalan, dan sebagainya; gambar rancangan dari rumah, bangunan, dan sebagainya.

1

Dalam pengertian denah menurut para ahli telah dijelaskan bahwa denah merupakan gambaran detail lokasi bangunan yang bagian atasnya terpotong. Pada banyak gambar denah, biasanya bagian dinding yang terpotong tersebut hanya diblok dengan warna hitam saja, sedangkan kolom-kolom ruang lainnya dibiarkan berwarna putih sebagai pembedanya. Namun, bila kita melihat denah sebagai gambar teknik untuk pekerjaan lapangan, bagian yang terpotong tersebut biasanya perlu dilengkapi dengan notasi material sebagai pedoman dalam pengerjaannya. Hal tersebut karena untuk kepentingan teknik memerlukan kedetailan yang lebih tingga daripada hanya sebagai gabar denah biasa. Bentuk denah seperti itu biasa ditemukan dalam ilmu-ilmu kajian arsitektur yang diperuntukkan bagi para ahli. Untuk kelengkapan denah ruangan, biasanya diberi gambar-gambar furniture untuk menambah kesan estetik dan rapi di dalamnya.

Membaca sebuah denah tidak sama dengan membaca bacaan atau gambar biasa. Perlu cara-cara khusus agar pembaca bisa memahami denah yang ada dengan baik. Berikut ini adalah beberapa langkah yang harus diperhatikan dan diterapkan dalam membaca denah. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Bacalah judul denah terlebih dahulu. Judul biasanya terletak di bagian tengah atas dari denah.
  2. Perhatikan setiap keterangan atau biasa dikenal dengan istilah legenda yang isinya menjelaskan mengenai simbol-simbol di dalam denah tersebut.
  3. Beca hubungan antara bagian yang ada pada denah, bisa berupa jalan atau bangunannya.
  4. Teliti setiap bagian dari denah tersebut, mulai dari letak-leta ruangannya, ukurannya, letak furniture, dan sebagainya (bila denah yang dibaca berupa denah bangunan atau rumah).

Berdasarkan ulasan mengenai pengertian denah menurut para ahli di atas, sudah jelas bahwa denah dan peta memang berbeda. Keduanya memiliki konsep dan penggunaan yang berbeda pula. Namun, denah dan peta mempunyai kegunaan yang sama yakni bisa digunakan untuk membaca suatu lokasi atau tempat yang ingin diketahui oleh seseorang.

Related Posts