Pengertian Penyakit TBC Paru, Gejala, Penyebab,Tanda Ciri dan Cara Mengobatinnya

 Kesehatan

Pengertian penyakit tbc paru, gejala,penyebab,tanda ciri dan cara mengobatinnya – penyakit TBC paru adalah salah satu penyakit menular dan membahayakan, penyakit ini dapat disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis yang sebenarnya dapat menyerang seluruh bagian tubuh manusia, akan tetapi yang paling banyak di serang oleh kuman ini adalah paru-paru. Penyakit TBC paru-paru ini tergolong penyakit yang berbahaya dan memerlukan penanganan khusus serta insentif bagi penderitanya, karena jika penderita TBC tidak segera diobati maka salah satu dampak terburuk yang dapat dialami adalah berupa kematian. Penderita penyakit TBC memiliki ciri-ciri seperti terjadinya demam yang tidak terlalu tinggi, namun dapat berlangsung dalam waktu yang relative lama bahkan ada yang sampai lebih dari satu bulan, biasanya penderita TBC mengalami hal ini pada malam hari, selain itu penderita TBC juga akam mengeluarkan keringat dingin pada malam hari tanpa di ketahui9 dengan jelas penyebabnya. Gejala umum lainnya yang dapat di timbulkan oleh penderita TBC adalah batuk yang tak kunjung sembuh, batuk ini biasanya diderita penderita TBC selama lebih dari 3 minggu, sering mengeluarkan dahak yang disertai dengan darah, sering merasakan sesak nafas dan nyeri pada bagian dada, badan sering terasa lemas, dan kurangnya nafsu makan.

            -Penderita TBC ketika batuk atau sedang bersin akan menebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak, percikan dahak tersebut dapat bertahan di udara dalam jangka waktu yang relative lama. Penularan penyakit TBC dapat terjadi jika seseorang menghirup percikan dahak yang ada di udara tersebut, setelah kuman tersebut terhirup maka dengan cepat akan menyebar ke paru-paru kemudian otak, ginjal, saluran pencernaan, dll. Meskipun demikian organ tubuh yang sangat sering di serang oleh kuman tersebut adalah paru-paru, penderita penyakit TBC harus melakukan perawatan secara rutin dan berkesinambungan, hal itu dilakukan karena bakteri TBC mampu hidup lebih lama walau telah diberikan antibiotic.

           penderita TBC harus menjalankan pengobatan yang berlangsung selama berbulan-bulan, pengobatan ini tidak boleh dihentikan dengan seenaknya, karena meskipun penderita sudah merasa sehat dan tidak memiliki keluhan, pengobatan tetap harus dilanjutkan karena kuman TBC akan tetap aktif, jika pengobatan di hentikan ditakutkan kuman tersebut akan membentuk antibody terhadap obat sehingga akan sulit diobati jika penyakit tersebut kambuh. Penyakit TBC bukan hanya di tularkan melalui percikan dahak, akan tetapi juga dapat melalui alat makan atau minum bekas pakai penderita TBC. Perkembangbiakan kuman TBC hingga ditimbulkannya gejala TBC relative lama, bahkan dapat memerlukan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Beberapa cara dapat anda lakukan untuk mencegah penularan penyakit TBC diantaranya adalah menghindari meminum susu sapi secara langsung atau yang belum di masak, mengonsumsi makan yang bergizi dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh, dan apabila telah terjangkit kuman TBC sebaiknya lakukan pengobatan secara tuntas sesuai dengan apa yang telah dianjurkan oleh dokter.

Related Posts