Manfaat Hutan bagi Kehidupan

 Pengetahuan

Hutan adalah paru-paru Bumi. Pepatah tesebut pasti sangat sering kita dengar, apalagi saat sekarang ini nasib hutan semakin mengenaskan. Banyak perilaku manusia yang merusak hutan dan ekosistem di dalamnya sehingga pemanasan global semakin menggerogoti Bumi dengan bebasnya. Hutan harusnya dijaga kelestarian dan keberadaannya karena menjadi sumber oksigen utama bagi seluruh makhluk di Bumi ini. Saat ini hampir 1/3 jumlah hutan di Bumi telah habis ditebang, dibakar, digusur, dan diperlakukan tidak semestinya. Padahal sudah banyak orang yang tahu manfaat hutan bagi kehidupan, tetapi mereka seolah menutup mata, hati, dan telinganya sehingga berbuat semena-mena pada lingkungan. Akibatnya baru kita rasakan sekarang dan bisa jadi akan semakin parah pada waktu-waktu berikutnya.

Hutan adalah suatu wilayah sangat luas yang sebagian besar diisi oleh tumbuhan lebat dan besar, semak-semak, paku-pakuan, rumput, jamur, dan sebagainya. pepohonan dan berbagai jenis tumbuhan tersebut tumbuh dengan sangat rapat dan terkadang ditumbuhi pula oleh bunga yang beraneka ragam. Keberadaan hutan sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di muka Bumi ini. Pengelolaan dan pelestarian hutan harus dilakukan oleh semua pihak karena manfaatnya akan dirasakan bersama. Merusak hutan bukan hanya menghancurkan paru-paru dunia dan mengurangi pasokan oksigen di Bumi, tetapi juga bisa membinasakan ekosistem tumbuhan dan hewan yang ada di dalamnya. Untuk itu, mempelajari tentang manfaat hutan sangat penting agar masyarakat bisa lebih menghargaio hutan dan menjaga kelestariannya.

3

Adapun manfaat hutan bagi kehidupan yang harus kita ketahui bersama sebagai bagian dari proses pelestarian hutan adalah sebagai berikut.

  • Sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar dengan cara mencari kayu bakar atau mengolah bahan-bahan dari hutan untuk menjadi barang kebutuhan sehari-hari seperti peralatan rumah tangga dari kayu.
  • Sebagai lapangan pekerjaan bagi para penebang hutan legal yang diketahui oleh pemerintah.
  • Sebagai pengatur iklim, semakin menipis jumlah hutan di Bumi maka semakin buruk iklim yang dirasakan.
  • Penampung air hujan di dalam tanah sehingga bisa mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor
  • Menjaga dan mempertahankan kesuburan tanah
  • Mencegah intrusi air laut yang asin
  • Menjadi pengatur tata air tanah
  • Sebagai tempat untuk melestarikan keanekaragaman hayati
  • Penghasil devisa negara melalui program CDM dan REDD
  • Sebagai tempat wisata berupa cagar alam, suaka margasatwa, taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam

Melihat manfaat hutan bagi kehidupan yang sangat beragam tersebut, patutlah mulai sekarang kita harus menjaga hutan agar tidak habis dan menimbulkan banyak sekali kerugian bagi kehidupan. Lalu, bagaimana cara menjaga kelestarian hutan? Saat ini telah banyak badan atau organisasi sosial, baik yang dikelola oleh negara, swasta, dan pribadi, yang terus menerus menggalakkan mengenai kegiatan menjaga kelestarian hutan. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan reboisasi atau penghijauan kawasan lahan yang dianggap gundul. Selain itu, tebang pilih juga bisa dilakukan, yakni menebang pohon secara selektif dengan cara menebang pohon-pohon tertentu dengan usia tertentu pula. Dengan kedua hal tersebut, hutan akan mengalami regenerasi atau tumbuh ulang sehingga tidak habis atau gundul meski dimanfaatkan dalam kebutuhan hidup.

Related Posts