Pengertian Cuaca Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

Cuaca menjadi topik hangat yang banyak dibicarakan akhir-akhir ini. Hal itu tak terlepas dari peran global warming yang membuat cuaca menjadi tidak menentu, bahkan tak sedikit banyak terjadi cuaca ekstrem yang membuat iklim ikut berubah-ubah secara drastis. Cuaca dan iklim memang sangat berkaitan, mengapa? Mungkin untuk menjawabnya, ada baiknya bila kita mempelajari terlebih dahulu mengenai pengertian cuaca menurut para ahli. Secara singkat, cuaca dan iklim saling berkaitan karena keduanya sama-sama berhubungan  dengan lapisan udara di dalam atmosfer. Sedangkan perbedaannya terletak di waktu dan wilayah terjadinya.

Cuaca adalah keadaan suatu udara di wilayah tertentu yang relatif sempit dan dengan waktu yang singkat. Sedangkan iklim adalah keadaan rata-rata dari cuaca di suatu wilayah yang luas dan dihitung dalam jangka waktu yang relatif lama. Cauaca merupakan suatu keadaan atmosfer sehari-ari yang dapat terjadi dan berubah dalam waktu relatif singkat di daerah tertentu. Cuaca terbentuk dari gabungan unsur cuaca dan jangka waktunya. Jangka waktu cuaca bisa berkisar hanya beberapa jam saja, sehingga cuaca antara pagi, siang, sore, dan malam bisa berbeda-beda. Ilmu mengenai cuaca disebut dengan Meteorologi, sedangkan ilmu mengenai iklim disebut dengan Klimatologi.

3

Pengertian cuaca menurut para ahli disampaikan oleh beberapa pakar dan organisasi. Menurut World Climate Conference, cuaca adalah keadaan atmosfer secara menyeluruh pada saat termasuk perubahan, pekembangan, dan menghilangnya suatu fenomena. Berbeda dengan pendapat tersebut, menurut Glen, cuaca adalah keadaan variabel atmosfer secara menyeluruh di suatu tempat dalam selang waktu yang pendek. Pernyataan yang lebih luas dan lengkap disampaikan oleh Gibbs, menurutnya cuaca adalah keadaan atmosfer yang dinyatakan dalam nilai berbagai parameter, seperti suhu, tekanan, angin, kelembaban, dan berbagai fenomena hujan di suatu wiayah selama kurun waktu pendek (menit, jam, hari, bulan, musim, atau tahun). Definisi cuaca selalu mengarah pada batasan-batasan yang sama, yakni keadaan atmosfer, wilayah tertentu yang relatif sempit, dan terjadi dalam jangka waktu yang relatif singkat.

Cuaca terjadi karena ada beberapa unsur yang memengaruhinya. Unsur-unsur tersebut adalah sebagai berikut.

  • Suhu udara, yakni keadaan panas atau dinginnya suatu udara yang dapat diukur menggunakan thermometer dengan satuan skala celcius (c), reamur (r), dan fahrenheit (f).
  • Tekanan udara, yakni besar atau kecilnya tekanan yang dihasilkan oleh udara di sekitarnya. Dapat diukur dengan alat bernama barometer air raksa atau barometer aneroid.
  • Kelembaban udara, yakni banyak sedikitnya kandungan uap air di dalam udara tersebut, dapat diukur dengan hygrometer. Ada tiga macam kelembaban udara, yakni kelembaban udara absolut, kelembaban udara relatif, dan kelembaban spesifik.
  • Angin, yakni udara yang bergerak dari tekanan udara maksimum ke daerah tekanan uadara minimum.
  • Penyinaran matahari, yakni penerimaan energi matahari yang didapat oleh permukaan bumi dalam bentuk sinar gelombang pendek yang menerobos atmosfer.
  • Curah hujan, yakni jumlah air hujan yang turun pada suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu.

Unsur-tersebut juga memegang peranan penting dalam pengertian cuaca menurut para ahli karena wajib diperhatikan sebelum menentukan cuaca dalam suatu wilayah tertentu. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahan dalam penentuan cuaca.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini : pengertian e-learning , pengertian mineral , pengertian tabel , pengertian cuaca , pengertian hyperlink , pengertian pengaruh , pengertian kartu kredit , pengertian jujur , pengertian transistor , pengertian pertanian , pengertian daftar pustaka

Related Posts