Pengertian Mineral Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

Mineral sudah bukan istilah yang asing lagi bagi kita mengingat perannya yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Banyak ilmu yang mengkaji mengenai mineral, misalnya ilmu kesehatan, ilmu gizi, ilmu Kimia, ilmu Geologi, dan ilmu Biologi. Banyaknya bidang yang menelaah segala hal tentang mineral membuat pengertian mineral menurut para ahli banyak bermunculan. Selain ilmu-ilmu tersebut, ada pula sebuah cabang ilmu yang khusus membahas mengenai mineral yang disebut sebagai mineralogy. Cabang ilmu ini mempelajari segala hal tentang mineral, baik yang berbentuk individu maupun berbentuk kesatuan. Di dalamnya juga termuat sifat-sifat kimia, cara mendapatkannya, proses terjadinya, dan kegunaan atau fungsinya.

Karena mineral bisa dikaji dari berbagai bidang ilmu, maka makna mineral juga bisa diartikan dari berbagai ilmu juga. Dalam bidang geologi, mineral diartikan sebagai zat atau benda yang terbentuk karena proses alam bersifat padat dan tersusun dari komposisi kimia dan memiliki sifat tertentu. Pengertian lain menyebutkan bahwa mineral merupakan suatu zat padat yang terdiri atas unsur atau persenyawaan kimia yang terbentuk secara alami karena proses anorganik, memiliki sifat kimia dan fisika tertentu dan memiliki penempatan atom secara beraturan atau berupa struktur kristal. Mineral biasanya berbentuk zat padat, tetapi ada juga yang berbentuk setengah padat, gas, atau cair. Mineral dalam bentu padat biasanya berupa kristal-kristal, dalam bentuk cair bisa berupa minyak bumi, sedangkan dalam bentuk gas bisa berupa gas bumi.

1

Pengertian mineral menurut para ahli disampaikan oleh beberapa pakar dari bidangnya masing-masing. Berikut ini adalah definisi-definisi tersebut.

  • Menurut Murwanto Helmy, mineral adalah zat organik yang tersusun dalam suatu pola yang teratur dan memiliki sifat-sifat yang teratur pula.
  • Menurut L. G. Berry dan B. Manson, mineral adalah benda padat homogen yang terdapat di alam terbentuk secara anorganik dan memiliki komposisi kimia pada batasan tertentu, memiliki atom yang tersusun secara teratur.
  • Menurut D. G. A. Whitten dan J. R. V. Brooks, mineral adalah suatu bahan padat yang secara struktural bersifat homogen dan memiliki komposisi kimia tertentu serta terbentuk melalui proses alam anorganik.
  • Menurut A. W. R. Potter dan H. Robinson, mineral adalah suatu zat homogen yang memiliki komposisi kimia tertentu dan bersifat tetap, dibentuk di alam dan bukan suatu hasil kehidupan.

Semua pengertian mineral yang diungkapkan oleh para ahli di atas memiliki batasan-batasan yang sama, yakni mineral terjadi secara alami, mempunyai sifat fisis dan kimia yang tetap, dapat berupa unsur tunggal atau persenyawaan tetap, anorganik, homogen, serta bisa berupa zat padat, cair, atau gas.

Selain batasan-batasan dalam pengertian mineral menurut para ahli di atas, terdapat pula sifat-sifat fisik dari mineral. Sifat-sifat ini akan membuat kita bisa mengenal jenis mineral dan mengetahui susunan kimiawinya. Sifat-sifat fisik dari mineral yang dimaksud adalah kilap, warna, kekerasan, cerat, belahan, pecahan, bentuk, berat jenis, sifat dalam, kemagnetan, kelistrikan, dan daya lebur mineral. Masing-masing sifat bisa menentukan termasuk ke dalam jenis apakah mineral yang sedang diteliti. Hal ini telah banyak diungkap oleh para pakar di dunia.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini : pengertian e-learning , pengertian mineral , pengertian tabel , pengertian cuaca , pengertian hyperlink , pengertian pengaruh , pengertian kartu kredit , pengertian jujur , pengertian transistor , pengertian pertanian , pengertian daftar pustaka

Related Posts