Pengertian File Menurut Para Ahli adalah

 Pengetahuan

Istilah file diambil dari bahasa Inggris yang bermakna data atau berkas. Namun, dengan menyebut kata file saja, sudah banyak yang tahu bahwa yang dimaksud adalah data atau berkas karena telah banyak masyarakat yang terbiasa dengan istilah tersebut. Pengertian file menurut para ahli adalah juga mengarah pada hal yang sama. Jika mendengar kata file, bidang ilmu apa yang pertama kali terlintas di benak Anda? Sebagian besar orang selalu menghubungkan kata file dengan dunia komputerisasi, padahal ada juga file yang tidak merujuk ke hal-hal yang berhubungan dengan komputer. Hal ini menandakan bahwa file memiliki cakupan makna yang cukup luas, tergantung dari segi bidang apa seseorang memaknainya.

9

Ada beberapa pengertian file menurut para ahli yang bisa dipelajari. Pengertian-pengertian tersebut bisa menjadi acuan untuk lebih mengenal file lebih dalam lagi. Berikut ini adalah pengertian-pengertian tersebut.

  • Menurut McLeod (Pearson), file adalah suatu koleksi record yang saling berhubungan, seperti satu file dari seluruh record yang berisi kode-kode mata kuliah dan namanya.
  • Menurut Edi S. Mulyanta, file adalah urutan data yang dipakai untuk melakukan encode informasi digital berguna untuk urusan penyimpanan dan pertukaran data.
  • Menurut Rachmad Hakim S., file adalah dokumen yang mengandung informasi tertentu dan dapat dibuka dengan program tertentu pula.
  • Menurut Hendrayudi, file adalah data-data yang tersimpan dalam media yang memiliki informasi besar file, tanggal, dan jam penyimpanan file, nama file, ciri file (ciri aplikasi yang membuat), dan atribut file tersebut.

Terkait dengan pengertian file menurut para ahli di atas, ada file yang memang diperuntukkan bagi bidang komputerisasi. File tersebut bisa dibagi menjadi berbagai jenis berdasarkan formatnya. Jenis-jenis file komputer yang dibagi berdasarkan format filenya adalah sebagai berikut.

  1. BMP (Bitmap Image)
  2. GIF (Graphic Interchange Format)
  3. PSD (Photoshop Document)
  4. PCX
  5. PIC (Pict)
  6. PDF (Portable Document Format)
  7. PXR (Pixar)
  8. PNG (Portable Network Graphic)
  9. EPS (Encapsuled Postcript)
  10. TGA (Targa)
  11. JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
  12. IFF (Interchange File Format)
  13. SCT (Scitex Continous Tone)
  14. TIF (Tagged Image Format File)
  15. RLE (Run Length Encoding)
  16. RAW
  17. CCIT (dalam bahasa Inggris; International Telegraph and Telekeyed Consultive Commite)
  18. DCS (Desktop Color Separation)
  19. Format Kompresi
  20. LZW (Lemple Zif Welf)
  21. JPG (Joint Photographic Experts Group)

Kesemua format file tersebut ada di sistem komputer dan memiliki kegunaan serta karakteristik yang berbeda-beda. Masing-masing format file biasanya digunakan untuk jenis file atau dokumen yang berbeda-beda, ada yang berupa file gambar, teks, aplikasi, dan sebagainya. Ada pula format yang mampu menyimpan informasi layer. Apabila bertemu dengan format file yang tidak mampu menyimpan informasi layer, Anda harus mengubah file (yang biasanya berupa gambar) tersebut menjadi flatten image terlebih dahulu, baru selanjutnya bisa disimpan dalam format file yang tersedia. Untuk itu Anda harus mempelajari mengenai format file di atas secara lebih rinci lagi.

Related Posts