Manfaat Tape Singkong bagi Kesehatan

 Kesehatan

Siapa yang tidak kenal dengan camilan yang satu ini? Camilan sehat yang terbentuk dari proses fermentasi ini sudah sangat familiar di Indonesia. Varian tape atau tapai pun beraneka ragam, ada tape singkong, tape ketan putih, dan tape ketan hitam. Namun, yang seringkali dikonsumsi dan dijual di pasaran adalah tape singkong karena bahan baku (singkong) mudah didapat dan harganya relatif lebih murah bila dibandingkan tape ketan. Selain mudah dan murah, manfaat tape singkong bagi kesehatan juga menjadi pertimbangan banyak orang gemar mengonsumsinya. Tape singkong memiliki rasa manis, meski terkadang ada juga yang rasanya asam atau kecut, tergantung kualitas singkong yang digunakan.

Tape singkong biasa disebut juga dengan Peuyeum (Sunda) merupakan hasil fermentasi umbi tanaman ubi kayu dengan bantuan bakteri Saccharomyces Cerevisiae dari ragi. Karena bantuan bakteri itulah rasa dari tape ini menjadi sangat khas. Pada proses fermentasi terjadi proses perombakan komponen kimia oleh ragi yang terjadi di dalam singkong sehingga menimbulkan rasa yang asam dan manis secara bersamaan. Tape yang bermutu dihasilkan dari proses fermentasi dan penggunaan bahan dasar yang benar. Tape memiliki manfaat yang sangat baik untuk menghangatkan tubuh karena mengandung alkohol dari proses fermentasi tersebut. Tape singkong juga baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin A, energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, dan air. Karena kandungan tersebut dan juga berbagai macam bakteri baik di dalamnya, tape singkong aman dikonsumsi dan termasuk sumber probiotik bagi tubuh.

10

Manfaat tape singkong bagi kesehatan bisa tergantung dari bahan baku dan sukses tidaknya proses fermentasi yang terjadi. Jumlah kandungan vitamin A bisa dilihat dari warna tape, tape yang berwarna putih pucat memiliki kandungan vitamin A lebih sedikit bila dibandingkan dengan tape berwarna kuning. Begitu pula dengan cairan yang didapat dari hasil fermentasi tape, cairan tersebut engandung bakteri asam laktat yang sangat bermanfat bagi pencernaan karena mampu meningkatkan jumlah bakteri baik dan mengurangi jumlah bakteri jahat di dalam sistem pencernaan. Manfaat lainnya adalah tape mampu mengikat dan mengeluarkan aflatoksin, yakni zat toksik atau racun yang dihasilkan oleh kapang, terutama Aspergillus Flavus dari tubuh.

Kandungan vitamin B1 pada tape mampu meningkatkan fungsi otak sehingga tape bisa menjadi makanan pengganti beras putih. Tubuh yang kekurangan vitamin B1 akan terasa lemah, tidak bersemangat, gangguan pencernaan, saraf tidak bisa bekerja dengan baik, timbulnya rasa malas atau letih karena kekurangan energi di dalam otot. Bahkan, tape disarankan untuk dikonsumsi oleh wanita sehabis melahirkan karena mampu memberikan tenaga untuk memulihkan kesegaran tubuh. Bagi masyarakat di negara tropis yang menggunakan tape sebagai sumber karbohidrat utama ternyata mampu membuatnya rentan menderita anemia karena tape mengandung sianida yang bersifat toksik dalam tubuh manusia.

Manfaat tape singkong bagi kesehatan tak hanya berhenti di situ, tape singkong juga bermanfaat untuk menghilangkan jerawat dan obat luka bagi penderita diabetes. Beragam manfaat tersebut didapatkan oleh tubuh karena berbagai kandungan terbaik yang ada di dalam tape. Untuk mendapatkan semua khasiat itu, pastikan Anda memilih bahan terbaik dan menjaga proses fermentasi berjalan dengan baik pula.

Related Posts