Manfaat khasiat Donor Darah bagi Tubuh

 Kesehatan

Pernahkah Anda melakukan donor darah? Bagi Anda yang belum pernah berdonor darah karena alasan takut jarum atau takut kehabisan darah, berikut ini adalah ulasan yang tepat untuk Anda simak. Tak banyak orang yang tahu bahwa tindakan donor darah memiliki banyak sekali manfaat. Tak hanya untuk orang yang menerima donor darah, melainkan bagi pendonor darah itu sendiri. Manfaat donor darah bagi tubuh telah dikemukakan oleh banyak penelitian dan para pakar. Jadi, yang mengatakan bahwa donor darah akan membuat badan menjadi lemas, kekurangan darah, pucat, dan menderita berbagai penyakit adalah anggapan yang sangat salah.

Bila ada pendapat yang mengatakan bahwa mendonorkan darah akan membuat kita kekurangan darah, pendapat tersebut tidak benar. Tubuh memiliki persediaan darah mencapai 5.000 cc, sedangkan pengambilan darah pada aktivitas donor darah hanya mengambil darah sebanyak 250 hingga 500 cc. tentu jumlah tersebut tidak akan banyak berpengaruh pada cadangan darah di tubuh pendonor. Mungkin benar tubuh akan terasa lemas setelah mendonorkan darah, tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama karena tubuh akan langsung kembali memproduksi darah dari makanan yang kita konsumsi. Oleh sebab itu, bagi pendonor disarankan untuk langsung makan setelah mendonorkan darahnya, terutama mengonsumsi makanan dengan kandungan zat besi tinggi seperti kacang hijau. Bahkan setelah melewati masa lemas yang tidak lama tersebut, tubuh akan terasa lebih segar dan sehat.

8

Mendonorkan darah berarti menyelamatkan banyak nyawa yang tengah membutuhkan. Seperti slogan yang seringkali kita dengar “ Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan”, darah yang kita donorkan akan bermakna besar bagi mereka. Bila dipelajari lebih lanjut, makna dari donor darah bukan hanya pada penerima darahnya saja, tetapi juga pada pendonornya. Manfaat donor darah bagi tubuh tidak bisa dipandang sebelah mata. Berikut ini adalah apa-apa saja manfaat yang bisa dirasakan bagi pendonor darah.

  • Mengurangi risiko Hemochromatosis, yakni kondisi dimana seseorang mengalami kelebihan penyerapan zat besi di dalam tubuh. Dengan mendonorkan darah akan mengurangi kelebihan zat besi tersebut.
  • Mengurangi risiko kanker karena kadar zat besi yang seimbang di dalam tubuh.
  • Menjaga jantung dan organ hati agar tetap sehat. Kelebihan zat besi di dalam tubuh akan menyimpannya di dalam hati dan pankreas. Karena terlalu banyak menyimpan zat besi, akan meningkatkan risiko sirosis, gagal hati, kerusakan pankreas, dan kelainan pada jantung. Donor darah akan membuat penyimpanan zat besi di dalam hati dan pankreas tidak terlalu banyak.
  • Donor darah yang dilakukan secara rutin akan mengurangi berat badan yang berlebihan pada pendonor.
  • Merangsang produksi sel-sel darah baru karena sel darah yang lama telah dikeluarkan dari tubuh melalui proses yang semestinya. Sel-sel darah yang baru tersebut akan membuat tubuh menjadi lebih bugar dan sehat.
  • Mengatur kontrol kesehatan dan meningkatkan kesehatan psikologis.

Dari berbagai macam manfaat donor darah bagi tubuh yang telah dipaparkan di atas, kita jadi semakin tahu bahwa donor darah pada hakikatnya sangat baik bagi kesehatan. Anggapan-anggapan yang menakutkan mengenai donor darah patut dilupakan karena terbukti salah. Manfaat-manfaat tersebut merupakan hasil dari penelitian dan riset yang dilakukan ahli-ahli berpengalaman di bidangnya. Jadi, tidak perlu diragukan atau dipertanyakan lagi kebenarannya.

Related Posts