Pengertian Neraca Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Neraca selalu dikaitkan dengan ilmu ekonomi karena neraca membahas mengenai keuangan. Pembahasan dan ilmu mengenai neraca sudah dipelajari sejak kita duduk di bangku sekolah. Hal itu karena penerapan ilmu neraca memang dibutuhkan dalam dunia kerja atau mungkin juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itulah pembelajaran tentang neraca sangat perlu untuk dilakukan, termasuk juga dengan mempelajari pengertian neraca menurut para ahli. Neraca atau biasa disebut juga dengan laporan posisi keuangan adalah komponen laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pelaporan yang dihasilkan pada periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas pada akhir periode atau pada tanggal tertentu. Yang dimaksud dengan posisi keuangan adalah posisi asset, kewajiban, dan ekuitas dana. Dalam pengertian tersebut terdapat istilah asset, apa asset itu? Asset adalah sumber daya yang dapat memberikan manfaat ekonomi atau sosial yang dikuasai atau dimiliki oleh pemerintah, dapat diukur dalam satuan uang.

3

                Dua orang pakar mengungkapkan pengertian neraca menurut para ahli. Definisi menurut pakar tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Menurut Suad Husnan dan Enny Pujiastuti, neraca menunjukkan posisi kekayaan perusahaan, kewajiban keuangan, dan modal dasar perusahaan pada waktu tertentu. Kekayaan yang dimaksud disajikan pada sisi aktiva, sedangkan kewajiban dan modal disajikan di sisi pasiva.
  2. Menurut Budi Raharjo, neraca adalah laporan tentang harta kekayaan perusahaan atau keadaan posisi keuangan perusahaan. Neraca bisa memberikan informasi tentang kuat tidaknya posisi keuangan perusahaan dengan memperlihatkan bagian yang dimiliki perusahaan dan bagian yang dipinjam dari kreditur untuk jangka waktu tertentu.

                Dalam dunia perusahaan, neraca berfungsi untuk memberikan gambaran mengenai posisi keuangan perusahaan dengan menampilkan apakah perusahaan memiliki debit atau kredit. Neraca bisa diartikan sebagai kutipan berupa laporan laba atau rugi dan arus kas. Hal tersebut merupakan alat terpenting bagi investor untuk mendapatkan informasi mengenai perusahaan tempat ia menanamkan modal dan operasinya. Dengan neraca ini pula bisa terjalin keterbukaan antara pihak perusahaan dengan pihak investor. Dari segi laporan, neraca telah dijabarkan di atas dengan sangat lengkap. Selanjutnya dari segi biaya, neraca adalah kewajiban yang harus dikeluarkan, baik berupa modal maupun hutang dan profit, yang didapatkan sebagai feedback. Pencatatan dan pendataan transaksi apapun yang dilakukan oleh suatu badan dapat dilakukan dengan membuat pembukuan.

Neraca memiliki struktur yang harus ditaati penulisannya. Hal ini penting di saping pemahaman mengenai pengertian neraca menurut para ahli. Neraca terdiri atas asset, kewajiban, dan ekuitas dana. Asset dibagi menjadi dua, yakni asset lancar dan asset nonlancar. Asset lancar terdiri atas kas atau asset lainnya yang bisa diuangkan atau bisa dipakai habis dalam waktu 12 bulan mendatang. Asset nonlancar terdiri atas investasi jangka panjang, aset tetap, dan aset lainnya. Kewajiban dibagi menjadi dua, yakni kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang. Kewajiban jangka pendek adalah kewajiban yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan, sedangkan kewajiban jangka panjang akan jatuh tempo dalam waktu lebih dari 12 bulan. Sedangkan ekuitas dana dibagi menjadi tiga, yakni ekuitas dana lancar, ekuitas dana investasi, dan ekuitas dana cadangan.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini : pengertian kebutuhan , pengertian cpu , pengertian akomodasi , pengertian neraca , pengertian bahasa indonesia , pengertian atmosfer , pengertian resistor , pengertian prosedur , pengertian listrik , pengertian hutan , pengertian motivasi belajar

Related Posts