Pengertian Haji Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Menjalankan ibadah haji merupakan keinginan bagi seluruh umat Islam di dunia. Bisa berkunjung ke rumah Allah SWT dan menjalankan rukun islam kelima ini menjadi hal yang sangat tidak ternilai harganya. Berdasarkan hal tersebut, banyak orang ingin mengetahui pengertian haji menurut para ahli.Dengan mengetahui hal itu, orang-orang akan lebih memahami mengenai haji dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Pengertian haji terbagi dua, yaitu menurut bahasa dan menurut istilah. Menurut bahasapengertian haji adalah menyengaja mengunjungi sesuatu. Adapun menurut istilah, haji artinya sengaja mengunjungi Baitullah (Kabah) untuk melaksanakan ibadah haji dengan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan Allah dan rasul-Nya.

                Haji adalah rukun Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat, dan puasa. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan umat Islam sedunia yang mampu. Ibadah haji biasanya dilaksanakan bersamaan dengan Hari Raya Qurban atau Hari Raya Idul Adha. Dalam menunaikan ibadah haji, ada dua jalur yang bisa ditempuh (dilihat dari waktu pelaksanaannya) oleh jamaah, yakni haji biasa atau haji ONH plus. Haji biasa memiliki waktu pelaksanaan yang lebih panjang, yakni 1-2 bulan. Sedangkan haji ONH plus memiliki waktu yang lebih singkat, yakni sekitar 10 hari.

9

                Sebelum membahas mengenai pengertian haji menurut para ahli, kita cari tahu terlebih dahulu pengertian rukun haji secara umum. Rukun haji ialah sesuatu yang menjadi tolak ukur sahnya ibadah haji. Jika rukun itu ditinggalkan, maka tidak bisa diganti dengan perbuatan yang lain, bahkan membatalkan haji, dan wajib mengulanginya pada waktu yang lain. Menurut Imam Malik dan Ahmad, Rukun Haji itu ada empat: 1) ihram (yaitu menyengaja haji disertai niatnya), 2) wukuf di Arafah, 2) sa’i antara Shafa dan Marwah, dan 4) thawaf ifadhah. Pendapat yang masyhur menurut Imam Syafi’i, Rukun haji itu ada enam. Empat rukun telah disebutkan di atas, dua lainnya adalah 1) menggundul atau mencukur sebagai rambut kepala, dan 2) tertib.

                Dalam menunaikan ibadah haji, ada tiga macam pelaksanaan yang bisa dijalani oleh jamaah. Ketiga macam pelaksanaan tersebut adalah sebagai berikut.

  • Haji tamattu’, yakni umrah dulu kemudian berhaji yang dibarengi dengan kewajiban menyembelih seekor domba atau berpuasa 10 (sepuluh) hari dengan ketentuan 3 (tiga) hari di tanah suci dan 7 (tujuh) hari sekembali dari tanah suci.
  • Haji qiran, yakni antara ibadah haji dengan umrah, yang ketentuannya sama dengan kewajiban dalam melaksanakan haji tamattu’.
  • Haji ifrad, yakni melakukan ibadah haji terlebih dahulu lalu umrah, yang jama’ahnya tidak dibebankan kewajiban dam.

                Selain macam dan pengertian hajimenurut para ahli, ada pula hal-hal wajib yang harus dilakukan ketika kita tengah menunaikan ibadah haji. Dikatakan wajib karena amalan ini jika ditinggalkan tidak membatalkan niat haji, tetapi berdosa karena meninggalkannya dengan sengaja dan wajib membayar dam. Ulama telah menyepakati ada empat hal yang wajib dilaksanakan saat berhaji, yakni.

  • Ihram dari miqat bagi orang yang ada di luarnya.
  • Melempar jumrah
  • Menyembelih hewan untuk melakukan haji Tamatu’ dan Qiran.
  • Menjauhi hal-hal yang diharamkan.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini : pengertian server , pengertian pergaulan bebas , pengertian hiv aids , pengertian virus , pengertian poster , pengertian media pembelajaran , pengertian karya ilmiah , pengertian e-mail , pengertian obligasi , pengertian haji , pengertian url

Related Posts