Pengertian Evaluasi Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Pernahkah Anda mendengar kata evaluasi? Tentunya kata ini sering sekali terdengar dalam bidang apapun. Ketika Anda bersekolah, mengerjakan tugas, bahkan dalam dunia kerja, kata evaluasi tetap dipakai. Sebenarnya, apakah evaluasi itu? Jika kita mencari tahu pengertian evaluasi menurut para ahli, Anda akan mendapatkan banyak pengertian dan pastinya beragam. Secara singkat evaluasi diartikan sebagai penilaian, pengertian ini bisa menjadi luas bila dimasukkan ke dalam bidang yang berbeda. Dalam dunia pendidikan, evaluasi bisa diartikan proses pengambilan nilai sebagai hasil akhir dari sebuah proses belajar. Evaluasi dalam dunia penelitian diartikan sebagai penilaian hasil dari terapan teori yang berupa data. Sedangkan pengertian evaluasi dalam dunia kerja adalah proses pengukuran strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan perusahaan.

                Evaluasi sangat berkaitan erat dengan hasil yang telah dicapai oleh seseorang, baik dalam hal pekerjaan maupun menjalani rutinitas sehari-hari. Kegiatan yang kita lakukan setiap hari memerlukan evaluasi atau penilaian agar tak mengulangi kesalahan di hari berikutnya. Berdasarkan hal tersebut, semakin banyak orang memerlukan penjelasan yang lebih tepat dan mudah untuk dipahami tentang pengertian evaluasi. Kebutuhan masyarakat mengenai proses evaluasi sudah menjadi hal yang biasa dan tak hanya untuk kaum terpelajar saja. Karena evaluasi bisa digunakan ukuran untuk menentukan keberhasilan seseorang. Selain itu, evaluasi juga mampu dijadikan sebagai tolok ukur dalam menentukan langkah selanjutnya.

3

                Banyak ahli telah mendefinisikan evaluasi dengan bahasa dan gaya mereka pribadi. Banyaknya pengertian evaluasi menurut para ahli bisa dijadikan referensi untuk lebih memahami dan menerapkan evaluasi secara benar. Gronlund cenderung mengartikan evaluasi dari segi pendidikan. Menurutnya, evaluasi adalah proses sistematis untuk menentukan sejauh mana tujuan pengajaran telah dicapai oleh siswa. Masih mengenai pendidikan, Astin menambahkan bahwa evaluasi membutuhkan tiga hal penting, yakni masukan, lingkungan sekolah, dan keluarannya. Ketiga hal tersebut, menurut Astin, harus diperhatikan agar kualitas pendidikan bisa ditingkatkan.

                Seorang ahli dari Pulau Dewata, I Ketut Gede Yudantara, menyebutkan bahwa evaluasi adalah salah satu proses dari rencana kerja yang sangat dibutuhkan untuk memperkaya logika dan kemampuan analisa seseorang. Sedangkan Sudjiono mengartikan evaluasi dari segi ilmu penelitian. Beliau berpendapat bahwa evaluasi merupakan proses penafsiran yang didapat dari data kuantitatif (hasil dari pengukuran). Hal berbeda juga diungkapkan oleh Griffin dan Nix, menurut mereka evaluasi tak ubahnya seperti sebuah judgement pada nilai dari hasil pengukuran.

                Berbagai macam pengertian evaluasi menurut para ahli di atas pada dasarnya merujuk pada satu hal, yakni evaluasi diperlukan untuk menentukan keberhasilan yang telah dicapai. Selain itu, evaluasi juga bisa dijadikan pedoman untuk kelanjutan sebuah program atau kebijakan selanjutnya. Hasil evaluasi atau penilaian yang telah didapat diharapkan mampu memberikan informasi tentang sejauh mana pencapaian yang telah didapat. Hal tersebut sesuai dengan tujuan evaluasi yakni mengumpulkan data untuk mengetahui perkembangan dari sebuah proses yang telah dilaksanakan. Dengan evaluasi, faktor penyebab keberhasilan ataupun kegagalan dalam sebuah usaha juga bisa diketahui dengan jelas. Sehingga bisa dicari cara untuk memecahkan masalahnya.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini :  pengertian kewirausahaan , pengertian nasionalisme , pengertian seni musik , pengertian evaluasi , pengertian kebugaran jasmani , pengertian pasar modal , pengertian php , pengertian observasi , pengertian media , pengertian peta , pengertian organisasi , pengertian narkoba , pengertian pancasila

 

Related Posts