Pengertian Nasionalisme Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Sebagai warga yang mendiami sebuah negara tertentu, kita tentunya diharapkan untuk memiliki rasa nasionalisme yang kuat. Dengan rasa nasionalisme yang melekat dalam jiwa seorang warga negara, kekokohan dan keamanan negara akan tercipta. Sebelum berbicara lebih jauh mengenai berbagai pengertian nasionalisme menurut para ahli, akan lebih baik jika kita mengetahui asal usul kata tersebut. Nasionalisme berasal dari kata “nasional” dan imbuhan asing “-isme”. Nasional berarti bersifat, berkenaan, atau berasal dari bangsa sendiri. Sedangkan -isme bisa diartikan sebagai paham atau ajaran. Oleh sebab itu, nasionalisme bisa diartikan sebagai paham atau ajaran yang berkenaan dengan rasa cinta dan menghargai bangsa dan negara sendiri.

                Dengan rasa nasionalisme tersebut bisa tercipta rasa semangat, solidaritas, dan mencinta bangsa sendiri, sehingga bisa mewujudkan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara. Sesuai dengan pengertian dasar tersebut, beberapa ahli dan tokoh bangsa memberikan opini pribadi mengenai pengertian nasionalisme. Ir. Soekarno berpendapat bahwa nasionalisme merupakan tiang kekuatan bagi bangsa terjajah untuk meraih kemerdekaannya. Beliau juga menambahkan  bahwa nasionalisme bisa dianggap sebagai bentuk kesadaran nasional akan bangsa dan negara sendiri.

1

                Di samping pendapat tersebut, masih ada beberapa pendapat ahli yang patut untuk dipelajari lebih lanjut. Berikut ini pengertian nasionalisme menurut para ahli

  • Menurut Ernest Gellenervia, beliau mengatakan bahwa nasionalisme adalah keseimbangan antara rasa nasional terhadap bangsa dengan kegiatan berpolitik.
  • Menurut Ernest Renan, nasionalisme adalah keinginan untuk bersatu padu antar warga negara tanpa paksaan dengan semangat persamaan.
  • Menurut Prof. W. F. Wertheim, nasionalisme adalah bagian integral dari segi politik pada masa pergerakan nasional. Beliau juga menambahkan bahwa kemungkinan faktor-faktor lain seperti faktor ekonomi, faktor agama, faktor budaya juga mampu mengubah rasa nasionalisme tersebut.
  • Menurut Anderson, nasionalisme adalah kekuatan dan kesinambungan identitas nasional suatu bangsa yang mementingkan nation.

Nasionalisme memiliki berbagai macam pendapat yang pada dasarnya mengacu pada satu hal yang sama, yakni kecintaan dan kesadaran kita pada bangsa negara sendiri. Sebagian besar nasionalis dan ahli selalu menyangkutpautkan nasionalisme dengan kebenaran politik, yang keduanya bersumber dari kedaulatan rakyat. Pernyataan tersebut dapat berubah dan tumbuh sesuai dengan perkembangan rakyat itu sendiri. Hal tersebut didasari pada pola pikir masyarakatnya yang dipengaruhi oleh banyak faktor, menimbulkan adanya ikatan nasionalisme. Keadaan rakyat yang hidup menetap dalam wilayah tertentu bisa mengubah dan menurunkan rasa nasionalisme tersebut.

Berbagai macam pengertian nasionalisme menurut para ahli tersebut dapat kita jadikan pedoman untuk lebih memahami dan menghayati makna nasionalisme. Sebagai warga negara yang baik dan berbudi luhur, sudah sepantasnya kita harus memiliki rasa nasionalisme pada bangsa kita tercinta, Indonesia. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh Ir. Soekarno di atas bahwa sebagai bangsa yang bebas dari penjajah, Indonesia sepatutnya dihuni oleh warga-warga yang peduli pada bangsanya, penuh kesadaran dan nasionalisme bisa dijadikan pilar kekuatannya. Nasionalisme bisa dianggap sebagai jiwa dari bangsa Indonesia yang akan terus dimiliki dan melekat dalam diri bangsa Indonesia. Sedemikian luasnya pengertian nasionalisme membuat kita sebagai warga negara bisa lebih menggali lebih mendalam lagi.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini :  pengertian kewirausahaan , pengertian nasionalisme , pengertian seni musik , pengertian evaluasi , pengertian kebugaran jasmani , pengertian pasar modal , pengertian php , pengertian observasi , pengertian media , pengertian peta , pengertian organisasi , pengertian narkoba , pengertian pancasila

 

Related Posts