Pengertian Hujan Asam Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Pernahkah Anda mendengar istilah hujan asam? Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar istilah tersebut? Bagi Anda yang sudah mengetahui tentang hujan asam, mungkin pengertian hujan asam menurut para ahli yang akan dibahas kali ini bisa lebih menambah pemahaman Anda. Bila Anda belum mengetahui, pengetahuan ini bisa Anda pelajari sebagai sebuah ilmu yang baru. Hujan asam merupakan sebuah hujan yang pada setiap tetesnya mengandung pH yang sangat rendah. Bila nilai pH normal air hujan adalah sekitar 5,6, maka pada hujan asam ini nilai pH airnya hanya mencapai 2 hingga 3 saja. Hujan asam adalah suatu masalah lingkungan yang serius yang benar-benar difikirkan oleh manusia. Ini merupakan masalah umum yang secara berangsur-angsur mempengaruhi kehidupan manusia. Istilah Hujan asam pertama kali diperkenalkan oleh Robert Angus Smith ketika ia menulis tentang polusi industri di Inggris.

8

                Hujan asam dilaporkan pertama kali di Manchester, Inggris. Pada tahun 1852, Robert Angus Smith menemukan hubungan antara hujan asam dengan polusi udara. Ia mengamati bahwa hujan asam dapat mengarah pada kehancuran alam. Walaupun hujan asam ditemukan pada tahun 1852, baru pada tahun 1970-an para ilmuwan mulai mengadakan banyak melakukan penelitian mengenai fenomena ini. Kesadaran masyarakat akan hujan asam di Amerika Serikat meningkat pada tahun 1990-an setelah di New York Times memuat laporan dari Hubbard Brook Experimental Forest di New Hampshire tentang banyaknya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh hujan asam.

                Selain pengertian hujan asam menurut para ahli, dampak dari fenomena alam ini juga perlu untuk kita ketahui. Akibat yang ditimbulkan oleh hujan asam ini tidak bisa dianggap sepele. Berikut ini adalah dampak-dampak yang bisa dihasilkan dari terjadinya hujan asam.

  • Bisa menyebabkan matinya tumbuhan dan ikan.
  • Bisa mengurangi kadar mineral dalam tanah.
  • Bisa melarutkan aluminium dari mineral di dalam tanah dan bebatuan.
  • Bila bereaksi dengan logam, bisa merusak tiang jembatan, bodi mobil, kapal laut, dan juga struktur bangunan lain yang menggunakan besi atau logam.
  • Selain merusak bangunan yang memiliki unsur logam, hujan asam ini dapat merusak bangunan-bangunan yang terbuat dari batu kapur.

                Darimana sebenarnya fenomena hujan asam ini bisa terjadi? Secara alami hujan asam dapat terjadi akibat semburan dari gunung berapi dan dari proses biologis di tanah, rawa, dan laut. Akan tetapi, mayoritas hujan asam disebabkan oleh aktivitas manusia seperti industri, pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor, dan pabrik pengolahan pertanian (terutama amonia). Gas-gas yang dihasilkan oleh proses ini dapat terbawa angin hingga ratusan kilometer di atmosfer sebelum berubah menjadi asam dan terdeposit ke tanah.

                Saat ini telah banyak berbagai penelitian yang memaparkan mengenai cara untuk mencegah hujan asam ini. Hal ini dilakukan karena mengingat hujan asam ini sangat berbahaya bagi kelangsungan makhluk hidup di bumi. Pencegahan dimulai dari negara Amerika Serikat. Sudah banyak pembangkit listrik tenaga batu bara menggunakan Flue gas desulfurization (FGD) untuk menghilangkan gas yang mengandung belerang dari cerobong mereka. Selain itu, hal yang bisa dilakukan adalah mengurangi Selain itu, hal yang bisa dilakukan adalah mengurangi kandungan belerang sebelum proses pembakaran. Hal-hal tersebut bisa mengurangi risiko terjadinya hujan asam. Ternyata tak hanya pengertian hujan asam menurut para ahli saja yang penting untuk dipelajari.

 Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini :   pengertian tik , pengertian distribusi , pengertian komunitas , pengertian hukum pidana , pengertian biologi , pengertian desain , pengertian tema , pengertian sastra , pengertian hujan asam , pengertian linux , pengertian giro , pengertian chatting

Related Posts