Pengertian Tasawuf Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Tasawuf merupakan sebuah istilah yang terdaoat dalam agama Islam. Istilah ini banyak didefinisikan oleh para ahli sufi. Pengertian tasawuf menurut ahli sufi sangatlah beragam. Sebelum kita mengupasnya lebih jauh, ada baiknya bila kita memahami terlebih dahulu dasar-dasarnya. Para pengkaji tasawuf sepakat bahwa tasawuf berazaskan kezuhudan seperti yang dipraktikkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Kezuhudan ini merupakan implementasi dari nash-nash Al-Quran dan hadits-hadits nabi yang berorientasi akhirat dan berusaha untuk menjauhkan diri dari kesenangan duniawi yang berlebihan. Tujuannya adalah untuk menyucikan diri, bertawakal kepada Allah SWT, takut terhadap ancaman-Nya, mengharap rahmat dan ampunan-Nya, dan lain-lain.

                Di antara ayat-ayat yang menjadi landasan tasawuf adalah nash-nash Quran yang menganjurkan untuk beribadah pada malam hari baik dalam bentuk bertasbih ataupun quyamullail. Banyak sekali ayat yang menunjukkan bahwa mereka yang senantiasa menjauhi tempat tidur di malam hari dengan menyibukkan diri dalam bertasbih dan menghidupkan malam-malamnya dengan shalat dan ibadah-ibadah sunnah lainnya hanya semata-mata untuk mengharapkan rahmat, ampunan, ridha, dan cinta Tuhannya kepadanya akan endapatkan makam tertinggi di sisi Allah.

4

                Mengenal sejarah tasawuf juga sangat penting, di samping mengetahui pengertian tasawuf menurut para ahli. Tasawuf lahir dan berkembang sebagai suatu disiplin ilmu sejak abad ke-2 H, lewat pribadi Hasan Al Bashri, Sufyan Al Tsauri, Al Harits Ibn Asad Al Muhasibi, Ba Yazid Al Busthami. Tasawuf tidak pernah bebas dari kritikan dari para ulama (ahli, fiqh, hadits, dan lain-lain). Praktik-praktik tentang tasawuf dimulai dari pusat kelahiran dan penyiaran agama Islam di muka bumi, yakni Makkah dan Madinah. Hal tersebut diketahui dari asal domisili tokoh-tokoh yang telah disebutkan di atas. Para orientalis Barat berpendapat bahwa tasawuf terbentuk dari lima unsur, yakni unsur Islam, unsur Masehi, unsur Yunani, unsur Hindu/Budha, dan unsur Persia.

                Variasi pengertian tasawuf menurut para ahli, dalam hal ini adalah ahli sufi, memang banyak sekali. Berikut ini adalah beberapa pengertian tersebut.

  • Menurut Imam Junaid, tasawuf adalah mengambil setiap sifat mulia dan meninggalkan setiap sifat rendah.
  • Menurut Syekh Muhammad Al-Kurdi, tasawuf adalah suatu ilmu yang dengannya dapat diketahui hal ihwal kebaikan dan keburukan jiwa, cara membersihkannya dari sifat-sifat yang buruk dan mengisinya dengan sifat-sifat terpuji.
  • Menurut Imam Ghazali, tasawuf adalah ilmu yang membahas cara-cara seseorang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Menurut Mahmud Amin An-Nawawi, tasawuf adalah menggunakan waktu dengan aturan yang tepat dan tertuju pada Tuhannya, serta menggunakan waktu hanya untuk beribadah.
  • Menurut Sa-Suhrawardi, tasawuf adalah mencari hakikat dan meninggalkan sesuatu yang ada di tangan makhluk.
  • Menurut Al-Syibli, tasawuf adalah mengabdikan diri kepada Allah SWT tanpa keluh kesah.
  • Menurut Samnun, tasawuf adalah engkau merasai engkau tidak memiliki suatupun di dunia ini, dan engkau tidak dimiliki oleh siapapun di kalangan makhluk di dunia ini.
  • Menurut Al-Juarairi, tasawuf adalah berakhlak dengan akhlak yang tinggi dan meninggalkan perilaku keji.
  • Menurut Ibnu Kaldum, tasawuf adalah sebagian ilmu dari ajaran Islam yang bertujuan agar seseorang tekun beribadah dan memutuskan hubungan selain Allah hanya menghadap Allah semata, menolak hiasan-hiasan duniawi, serta membenci sesuatu yang memperdaya manusia dan menyendiri menuju jalan Allah dalam Kholwat untuk beribadah.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini :    pengertian dasar negara , pengertian profesi , pengertian perusahaan , pengertian kepribadian , pengertian tasawuf , pengertian atom , pengertian inovasi , pengertian ip address , pengertian karakter , pengertian sosial , pengertian teknologi informasi

Related Posts