Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli

 Pengetahuan

                Asuransi menjadi bisnis baru yang berkembang dengan sangat pesat akhir-akhir ini. Hampir semua bidang usaha mulai dari perbankan sampai usaha-usaha kecil menawarkan fasilitas asuransi. Sebenarnya apa itu asuransi? Sudah banyak sekali bermunculan pengertian asuransi menurut para ahli. Namun, sebelum kita masuk lebih jauh ke sana, ada baiknya bila kita memahami dulu dasar pengertian dari asuransi. Asal kata asuransi dari bahasa Belanda, assurantie, yang bermakna pertanggungan. Dari istilah tersebut akhirnya keluar lagi istilah yang melengkapinya, yakni assuradeur berarti penanggung dan geassureerde berarti tertanggung. Dengan kata lain, asuransi bisa diartikan secara harfiah sebagai pertanggungan yang dibuat sesuai perjanjian antara penanggung dan tertanggung dengan iuran yang telah disepakati.

                Sebenarnya pengertian asuransi bisa ditilik dari berbagai sudut pandang, yakni sudut pandang bisnis, sosial, ekonomi, maupun hukum. Setiap pengertian biasanya mencakup satu sudut pandang saja, tergantung siapa yang memberikan pengertian tersebut. Sangat sulit jika satu pengertian mampu mencakup semua sudut pandang karena tidak saling berhubungan. Namun begitu, asuransi bisa disebut sebagai sebuah peluang bisnis yang unik dan menjanjikan. Bagaimana tidak? Sebuah istilah bisa mencakup kelima bidang berbeda dengan kelebihan masing-masing. Pentingnya asuransi ada dalam kehidupan karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Agar tidak menanggung kerugian dan risiko buruk, manusia menggunakan asuransi sebagai senjata andalannya.

8

                Asuransi bisa juga diartikan sebagai perlindungan atau penyaluran risiko. Yang selama ini terjadi adalah kita bertindak sebagai tertanggung dan perusahaan tempat kita bekerja bertindak sebagai penanggung. Dengan demikian posisi kita sebagai karyawan dilindungi oleh perusahaan. Untuk lebih jelasnya, ada baiknya jika kita menyimak pengertian asuransi menurut para ahli yang sudah semakin banyak bermunculan. Menurut Subekti R. dan Tjipto Sudibyo, asuransi adalah persetujuan dua pihak di mana penjamin akan menjamin uang premi terjamin bila ia mengalami kerugian atau derita karena sebuah peristiwa. Pengertian dari segi hokum dikemukakan oleh Sri Rejeki, asuransi adalah perlindungan yang dinyatakan dengan membayar sejumlah premi pada pihak tertentu bila mengalami kerugian.

                Lain lagi dengan Abbas Salim yang mengartikan asuransi dari segi ekonomi, yaitu pengumpulan sumbangan yang bisa digunakan apabila mereka mengalami sesuatu peristiwa. Menurut Robert I. Mehr, asuransi adalah alat untuk mengurangi risiko agar kerugian individu secara kolektif dapat diprediksi. Dengan jalan seperti itu kerugian bisa dibagi dan didistribusikan secara proporsional. Sedangkan menurut Mark R. Greene, asuransi adalah langkah ekonomi untuk mengurangi risiko dengan menggabungkan kelompok objek dalam suatu kondisi sehingga saat kerugian besar dapat diprediksi lebih rinci.

                Macam-macam pengertian asuransi menurut para ahli tersebut bisa kita pahami dan kembangkan dengan pengetahuan yang telah kita miliki. Masing-masing pakar membuat pengertian sesuai dengan sudut pandang yang mereka kuasai. Dengan begitu pengertian asuransi menjadi lebih luas dan beragam. Namun, keberagaman itu tetap mengacu pada satu hal bahwa asuransi adalah sebuah perlindungan untuk kejadian atau peristiwa merugikan yang diprediksi bisa terjadi di masa yang akan datang. Seperti kata pepatah, sedia payung sebelum hujan.

Silahkan Baca juga artikel menarik berikut ini :    pengertian asuransi , pengertian jurnal , pengertian ijtihad , pengertian isp , pengertian pemasaran , pengertian masyarakat madani , pengertian resensi , pengertian microsoft excel , pengertian pemilu , pengertian manusia , pengertian paradigma , pengertian http , pengertian variabel , pengertian wifi , pengertian demokrasi pancasila , pengertian protein , pengertian dasar negara

 

Related Posts